Lompat ke konten
Beranda » Blog » Sekilas tentang Beras Merah Jatiluwih

Sekilas tentang Beras Merah Jatiluwih

umum

Jatiluwih adalah sebuah desa yang berada di kaki Gunung Batukaru tepatnya di kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Indonesia. Udaranya sejuk karena berada pada ketinggian 700 meter dari atas permukaan laut. Jatiluwih merupakan desa wisata, dengan panorama sawah terasering yang sangat luas dan indah. Selain keindahannya, Jatiluwih juga dikenal sebagai produsen beras merah. Keindahan alamnya serta ditambah dengan keramahan penduduknya membuat jatiluwih di kenal sampai ke manca negara. Jatiluwih semakin banyak dikunjungi semenjak ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO pada tanggal 29 Juni 2012.

Sistem pengairan sawah yang di gunakan di Desa Jatiluwih adalah pengairan Subak, yaitu sistem irigasi tradisional Bali yang berbasis masyarakat. Padi bali merah adalah varietas padi lokal yang ditanam di Subak Jatiluwih, hal ini pun menjadi salah satu faktor Jatiluwih ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Adapun panen raya di sawah terasering Jatiluwih biasanya terjadi dua kali dalam setahun. Yaitu pada awal bulan Juni yang berlangsung selama 2 minggu dan awal bulan Desember.

Pemerintah melalui Departemen Pertanian telah mencanangkan gerakan “Go Organik” sejak tahun 2001 sebagai gerakan untuk mewujudkan Indonesia menjadi salah satu produsen pangan organik utama dunia. Salah satu pangan organik yang berkembang pesat di Indonesia adalah beras merah organik. Bali memiliki satu varietas lokal beras merah yang sangat dipertahankan teknik budidaya secara organiknya yaitu Beras Merah Jatiluwih.

Beras Merah Jatiluwih

Memiliki ciri khas beras merah dengan bulir yang lebih pendek dan lebih besar, serta dalam pembudidayaannya yang jauh lebih lama dibandingkan dengan beras biasa, menjadikan Beras Merah Jatiluwih terkenal sebagai beras merah yang bermutu tinggi, kaya akan vitamin dan mineral, memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi serta kandungan serat yang tinggi sehingga komoditi tersebut sangat potensial untuk dikembangkan.

Beras Merah yang hanya melewati satu kali proses penggilingan atau sering disebut beras pecah kulit memiliki tekstur yang lebih keras dibandingkan beras putih. Ketika dimasak akan memerlukan waktu masak yang lebih lama di bandingkan beras putih, namun kandungan nutrisinya akan sangat melimpah. 

Dengan semakin terkenalnya Beras Merah Jatiluwih, banyak sekali produk-produk beras merah yang beredar dipasaran memakai brand Jatiluwih. Salah satu UMK yang juga bergerak di bidang pemasarannya adalah WS Jatiluwih. Bagi anda yang kebetulan berkunjung ke Jatiluwih bisa membeli secara langsung di  WS Jatiluwih. alamatnya bisa dilihat di google maps dengan klik langsung disini atau bisa beli melalui website nya di www.wsjatiluwih.com

5 tanggapan pada “Sekilas tentang Beras Merah Jatiluwih”

  1. Pingback: WS Jatiluwih sebagai Distributor Beras Merah Jatiluwih - WS Jatiluwih

Tinggalkan Balasan